Dorong Nilai Ekonomi Masyarakat, Pembangunan Talud di Desa Jerukgulung Dikerjakan Secara Swakelola

Kepala Desa Jerukgulung, Heru Setyo Busono saat meninjau pembangunan talud penahan tanah.

Berita1, Madiun - Sebagian dari wilayah di Indonesia memiliki tekstur tanah yang tidak stabil atau tanah mudah bergeser, termasuk di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Karena itu, salah satu desa di Kabupaten Madiun tepatnya di Desa Jerukgulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun dibangun dinding penahan tanah atau talud.

Talud pemahan tanah (TPJ) sendiri berfungsi untuk menahan gaya tekanan dari air, tanah, dan hal lain di sekitarnya sehingga memperbesar tingkat kestabilan tanah.

Adapun pembuatan TPJ tersebut dibangun oleh Pemerintah Desa Jerukgulung di RT 03/RW 01, yang mana sebelum pembangunan TPJ sudah dimusyawarahkan melalui Musyawarah Desa (Musdes).

Kepala Desa Jerukgulung, Heru Setyo Busono mengatakan, pembangunan TPJ di desanya di kerjakan oleh warga setempat atau swakelola.

Hal itu menurut Kades Heru guna meningkatkan sumberdaya manusia sekaligus guna mendorong nilai ekonomi masyarakat di desanya meningkat.

"Untuk pengerjaan kami menggunakan tenaga dari desa kami sendiri, karena lebih mudah berkoordinasi dan warga juga bisa mendapatkan pekerjaannya, "ungkap Heru, Selasa (11/4/2023).

Menurut Kades Heru, pengerjaan talud penahan jalan di RT 03/RW 1 tersebut memiliki panjang 335 meter dengan ketinggian 1,20 meter.

"Anggaran yang digunakan dari alokasi dana BKK (Bantuan Keuangan Khusus) tahun 2023, senilai 160 juta, "kata Heru menerangkan.

Sementara itu, guna menjaga kwalitas bangunan agar awet tahan lama, pihak pelaksana menggunakan bahan material kualitas bagus seperti perpaduan batu kali dengan semen dan pasir.

"Semua bahan bangunan yang dipakai bahan-bahan berkualitas, "ujar salah satu warga yang ikut membangun TPJ tersebut.

Kades Jerukgulung melanjutkan, pembangunan talud difungsikan selain sebagai penahan struktur tanah agar tidak bergeser juga berguna dalam menjaga kondisi jalan agar tak mudah rusak karena erosi.

"Disamping itu, bisa juga sebagai pembatas saluran irigasi untuk pertanian waga, "jelasnya.

Diharapkan dengan selesai di bangunnya TPJ di desa tersebut, nantinya saluran irigasi ke sawah menjadi lancar. Sehingga mempermudah masyarakat untuk beraktifitas ke sawah dan ladang.

"Sehingga nanti bisa meningkatkan nilai ekonomi warga, "pungkas Kepala Desa Jerukgulung Heru Setyo Busono. (Ti/BS)
Previous Post Next Post

View: