Jalan Rusak Dan Berlubang di Sepanjang Desa Wonorejo-Kebonagung Kecamatan Mejayan

Keterangan Foto : Kondisi jalan Desa Wonorejo-Kebonagung Mejayan yang rusak / Foto : berita-1.com

Madiun, berita-1.com- Jalan Daerah yang berlokasi di Desa Wonorejo dan Desa Kebonagung, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun kondisinya rusak bergelombang dan berlubang. Banyak warga dan pengguna jalan mengeluhkan kerusakan jalan yang di duga di sebabkan karena seringnya angkutan pembawa hasil tambang galian C yang berlokasi di Desa Wonorejo melewati area tersebut. Senin, 08/05/2023.

Tak di pungkiri, jalan rusak di duga akibat muatan truk tambang, banyak pengguna jalan yang kecelakaan saat melintas jalan yang rusak tersebut terlebih saat hujan turun. 

Di ungkapkan salah satu warga WR (40) warga setempat, jika jalan itu sebelumnya dalam keadaan baik, namun setelah ada galian C yang berlokasi di sebelah selatan Desa Kebonagung atau lebih tepatnya di Desa Wonorejo, jalan mulai bergelombang dan berlubang.Tak sedikit pengendara sepeda motor jatuh saat melintas. Namun ia juga nengungkapkan, jika menurutnya kerusakan itu tidak hanya di picu karena banyaknya mobil muatan berat yang lewat, namun juga minimnya perawatan hingga terjadi hal demikian. 

"Jalanya sebelumnya baik sebelum ada galian C, tapi setelah beroprasi jalan rusak. Yang rusak bukan hanya di sini saja mas, di sebelah pasar gemblung dan selatan kantor Desa Kebonagung juga rusak. Pemicunya saya rasa bukan hanya adanya mobil berat yang lewat,namun juga minimnya perawaran yang menjadikan jalan ini rusak di tambah adanya galian C yang beroprasi" Ungkap warga yang enggan di sebut namanya. 

Selain itu ia juga menerangkan, jika pegawai tambang sudah memperbaiki jalan yang rusak, namun perbaikanya hanya di lakukan dengan penambalan menggunakan tanah padas dan di siram dengan air. 

"Sebetulnya di perbaiki jalanya, tapi tidak di aspal, perbaikanya hanya di uruk dengan tanah padas dan di siram air. Kan sama saja kalau seperti itu, wong setiap hari truk yang lewat puluhan kali, setelah di perbaiki ya rusak lagi dan malah mrentul-mrentul (menggunung),apa lagi saat hujan turu,jalanya sangat licin" Jelasnya gamblang. 

Lebih lanjut, meski sudah di pasang tanda jalan rusak,tapi hal itu menurutnya juga percumah. 

"Percumah di pasang tanda jalan rusak, lawong rusaknya itu satu jalan penuh, kalau orang yang sering lewat sini pasti tahu, tapi kalau pendatang atau orang jauh, pasti akan kaget bahkan sampai terjatuh karena menghindari jalan yang rusak ini. Sudah banyak mas di sini yang jatuh, makanya kita pasang tanda jalan rusak itu" Cetusnya tersenyum. 

Ia berharap, pemerintah kabupaten madiun ataupun pemilik tambang segeranya memperbaiki jalan penghubung antar kecamatan ini. Mengingat jalan yang rusak tersebut adalah akses perekonomian utama bagi warga kabupaten madiun bagian selatan dan utara. 

Dalam hal lain, Feri Sudarsono pemilik tambang galian C saat di konfirmasi mengatakan, jika jalan yang rusak tersebut sudah di sampaikan kepada PUPR Kabupaten Madiun, namun belum ada tidak lanjut atas rusaknya jalan tersebut hingga saat ini. 

"Kami sudah menyampaikan kerusakan jalan yang ada di desa tersebut kepada PUPR, dan pelaporan itu sudah kami sampaikan tiga tahun yang lalu, namun hingga sekarang belum ada perbaikan. Kami dari pihak tambang juga sudah berusaha memperbaiki jalan tersebut" Terangnya kepada berita1-com. 

Hingga berita ini di tayangkan, berita-1.com belum mendapat konformasi lebih lanjut dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Madiun. (Red/redaksi) 



Previous Post Next Post

View: