Proyek Rehabilitasi Daerah Irigasi Notopuro Diduga Di Kerjakan Asal-Asalan

Ormas GMPI,Komisi D DPRD Kab.Madiun dan Kabid pengairan dari DPUPR saat sidak proyek perbaikan irigasi Notopuro 

Madiun Berita-1.com-Menanggapi surat dari Organisasi Masyarkat Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) Kabupaten Madiun Nomor 004/DPD/GMPI/X/2023 tentang pelaksanaan proyek Pemerintah Provinsi Jawa Timur,Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air, DPRD Kabupaten Madiun (Komisi D)dan  DPUPR melakukan pengecekkan langsung ke lapangan,Kamis 26 Oktober 2023.

Proyek Rehabilitasi Daerah Irigasi Notopuro senilai Rp 10.909.561.772.00 di duga dikerjakan asal-asalan, padahal proyek ini menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2023.

Dari pantauan langsung Ormas GMPI di lokasi, hampir sepanjang ruas kanan dan kiri sudah banyak yang retak bahkan ambrol,dan ada pula spot yang tidak di kerjakan, gundukan tanah masih banyak di biarkan/tidak dibersihkan.

Pihak GMPI saat Sidak proyek 

Saat di konfirmasi oleh Ormas GMPI, komisi D dan DPUPR,pihak pelaksana yaitu CV.Surya Dwipaka menjelaskan bahwa proyek tersebut masih dalam proses pengerjaan, sedangkan untuk spot yang tidak di kerjakan,karena sulitnya lokasi jelas Hadi.

Dalam dialognya dengan pelaksana dan konsultan CV Atrium Arsitek Konsultan Perancang,Isnandar Hariadi(Ketua GMPI) mempertanyakan kualitas proyek tersebut"ini proyek pemerintah dan memakai uang rakyat dan  untuk kepentingan rakyat,kenapa pengerjaan nya asal-asalan" teriaknya.

Menanggapi hal tersebut Komisi D  DPRD Kabupaten Madiun Drs Mashudi akan melakukan evaluasi dengan mencari solusi serta memberikan pemahaman kepada CV pelaksanaan sehingga pengerjaannya harus sesuai  spek yang ada, pihaknya juga akan memberikan pengawasan dengan maksimal.

Sementara itu pihak dari DPUPR Kabupaten Madiun yang di wakili oleh Maskur(Kabid Pengairan) Pihaknya siap menjembatani terkait permasalahan yang ada,"kami akan terus membantu memantau pengerjaan proyek tersebut,"terimakasih kepada teman-teman ormas dan media atas masukannya,kami akan mengupayakan  agar permasalahan ini bisa di selesaikan dengan baik,jelasnya".

Dikesempatan yang sama Muhammad Achwan SH.M.Hum Sekertaris GMPI Kabupaten Madiun menyatakan bahwa kualitas proyek tersebut jelas tidak bagus/tidak sesuai spek,"kami akan terus memonitor sampai pelaksanaan proyek ini sesuai dengan spek dan pengerjaan jangan asal-asalan,apabila  nanti tidak ada perbaikan,maka kami tindak lanjuti,kami akan laporkan ke pihak berwajib tegasnya.

Previous Post Next Post

View: